news

Tetap Bermakna, Meskipun Tanpa Lomba
Perlombaan identik dengan kemeriahan karena di dalamnya terdapat kompetisi untuk meraih kemenangan. Ada daya juang dan persaingan yang memicu adrenalin untuk meraih titel juara. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan Perayaan Paskah tahun ini dilaksanakan tanpa perlombaan. Walaupun demikian, tetap diupayakan untuk tetap bermakna dan berguna terutama dalam pembentukan karakter peserta didik.
read more
BERBEDA ITU INDAH
Perbedaan itu indah ketika seluruh manusia tidak mempermasalahkan adanya perbedaan. Hal ini dapat dilihat saat acara pentas seni dalam rangka open house SD Tarakanita Citra Raya tahun 2018. Pentas seni ini dilaksanakan hari Sabtu, 27 Januari 2018 di lingkungan SD Tarakanita Citra Raya. Melalui tema “Merajut Kebersamaan untuk Berprestasi dengan Menggali Potensi Diri dan Mengembangkan Kreativitas Seni Budaya Daerah” peserta didik diharapkan mampu menampilkan hasil potensi dalam diri mereka dalam berbagai perbedaan. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00-12.00 WIB, diawali dengan menari gemufamire bersama-sama di lapangan.
read more
Yuk datang ke Open House
Senang, takut, deg-degan, menyenangkan dan nagih. Hal itulah yang dirasakan oleh anak-anak kelas I –VI SD Tarakanita Citra Raya saat mengikuti kegiatan Open House tahun 2018. Banyak sekali ilmu dan pengalaman yang bisa didapat oleh mereka selama kegiatan Open House ini berlangsung.
read more
Perayaan Natal Sederhana Penuh Makna
Perayaan Natal tahun pembelajaran kali ini berbeda dengan perayaan natal tahun lalu. Natal tahun ini dirayakan sangat sederhana. Kami merayakan natal dengan kegiatan Misa Syukur dan bakti sosial. Misa syukur diadakan pada tanggal 8 Januari 2018 di Gereja Santa Odilia dan dipimpin oleh Pastor Asran SSCC. Dalam khotbahnya Pastor Asran SSCC mengajak peserta didik selalu bersyukur atas rahmat Tuhan dan berbuat baik bagi sesama, seperti kelahiran Yesus yang dapat memancarkan kasih Tuhan pada umatnya.Mengakhiri khotbahnya Pastor memberikan pertanyaan, bagi peserta didik yang menjawab benar mendapatkan hadiah berupa boneka. Selesai misa, peserta didik secara pribadi mendapat berkat dari Pastor dan kembali ke sekolah.
read more
Komunitas Gangguan Jiwa
Rumah sederhana di daerah Serdang Asri II tampak sepi, tidak tampak aktivitas dari penghuninya. Bapak Mikael beserta keluarga yang tinggal di rumah sederhana itu, selain anggota keluaga Pak Mikael juga menampung kurang lebih 15 orang penyandang gangguan jiwa. Penyandang gangguan jiwa ini berasal dari jalanan di sekitar Citra Raya, ada pula yang dengan sengaja dititipkan oleh keluarganya. Sebagian besar dari penyandang gangguan jiwa disebabkan karena mereka tidak patuh pada orang tua, nakal dan akhirnya dikucilkan keluarga serta masyarakat sekitar. Hidup menggelandang dijalanan, lama kelamaan jiwanya menjadi rapuh tidak terkontrol.
read more